Unjuk Rasa Mahasiswa Warnai Hardiknas di Yogyakarta
YOGYAKARTA—Kebumen: Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan anggota LSM mewarnai peringatan Hari Pendidikan Nasional 2008 di Yogyakarta, pada Jumat (2/5).
Para peserta aksi membawa poster dan spanduk berjalan kaki dari Jl Abu Bakar Ali, Kotabaru, menuju Jl Malioboro, kemudian mampir di halaman Gedung DPRD DIY, depan pintu gerbang kompleks perkantoran Kepatihan, dan berakhir simpang empat Kantor Pos Besar, tempat yang biasa dimanfaatkan oleh para pengunjuk rasa disebabkan tempat ini strategis dan mudah diakses oleh hampr semua lapisan, komponen, dan terutama wartawan.
Dalam orasinya mereka menolak Rancangan Undang-undang (RUU) Badan Hukum Pendidikan (BHP) dan menuntut pemerintah untuk merealisasikan anggaran pendidikan sebesar 20% di luar gaji guru dan karyawan.
Selain itu, mereka juga menuntut pemerintah mencabut Undang-undang (UU) No 23 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah (PP) No 60/61 Tahun 1999 tentang Otonomi Kampus dan Badan Hukum Milik Negara (BHMN) serta memberikan pendidikan layak dan memadai kepada rakyat.
Pada kesempatan itu, koordinator aksi, Supriyanto mengatakan pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dijamin oleh negara.
Kondisi pendidikan saat ini diwarnai komersialisasi yang mengakibatkan biaya pendidikan semakin mahal, membengkak dan hampir tidak terjangkai oleh seluruh lapisan warga negara. Meskipun biaya pendidikan mahal pada kenyataannya tidak ditunjang oleh fasilitas yang layak dan memadai, sehingga pendidikan hanya mengeruk keuntungan dan tidak memberi keberuntungan pada warga negara (tambahan saja)
Aksi yang berlangsung aman dan tertib tersebut memperoleh pengawalan dan penjagaan aparat kepolisian setempat….
Ahh nasib orang kecil yang sanantiasa dimanfaatkan oleh Kekuasaan tetapi tidak bisa memanfaatkan kekuasaan…. Kapan keadilan ini sampai kepada WNI ?
& Komentar »
Tinggalkan komentar
-
Terkini
-
Tautan
-
Arsip
- Mei 2008 (3)
- Februari 2008 (1)
- Januari 2008 (3)
- November 2007 (2)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS
HARDIKnas…. masih tetap kehilangan makna. salam
HARDIKnas…. masih tetap kehilangan makna…
Ya saya pengin memberikan makna HARDIKnas yang lebih bermakna…
Perlu aksi nyata bukan sekedar aksi unjuk ras memang..